Ticker

6/recent/ticker-posts

IPHI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Sinergi dengan Insan Pers Diperkuat

IPHI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Sinergi dengan Insan Pers Diperkuat


Jakarta, info-nusantara.com
IPHI (Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia) mengadakan pelantikan & pengukuhan pengurus pusat IPHI untuk periode 2026 - 2031 yang bertempat di The President Lounge, Batavia Tower - Jl. KH. Mas. Mansyur No. 25 , Karet Tengsin - Tanah Abang, Jakarta Pusat.  Agenda ini merupakan bagian dari mekanisme resmi organisasi pasca-penyelenggaraan Muktamar.

Acara dihadiri oleh lebih dari 100 orang yang merupakan pengurus IPHI Pusat maupun daerah seperti Medan, Aceh, Jogjakarta, Jawa Barat , Banten dan Lainnya. Turut hadir Ade Gunawan - Humas FWJI (Forum Wartawan Jaya Indonesia) & PPRI (Perkumpulan Pemimpin Redaksi Independen) Indonesia dalam acara bersama para tamu  undangan antara lain dari Tokoh Masyarakat, MUI, Kementerian Haji & Umroh, Kementerian Agama, Forum Masyarakat Emas Indonesia dan lainnya. 

Ade Gunawan Humas FWJI & PPRI yang bertemu dengan Ketua Umum IPHI, H. Erman Suparno langsung bercakap - cakap dan bertanya tentang maksud tujuan acara kepada Ketua Umum IPHI. H. Erman Suparno menegaskan bahwa pengukuhan ini bukan sekadar formalitas organisasi, melainkan momentum bagi IPHI untuk memperkuat komitmennya dalam pembangunan bangsa, penguatan akhlak mulia, serta menjaga persatuan nasional di tengah dinamika geopolitik dan geoekonomi.

”IPHI adalah organisasi besar yang mewadai para haji dan hajah di seluruh Indonesia.Kita harus memiliki komitmen terhadap pembangunan akhlak mulia dan kekuatan iman untuk berkontribusi bagi kesejahteraan rakyat serta menjadi perekat persatuan bangsa,” ujar H.Erman Suparno. 

Lima Pokok Pikiran Utama IPHI (2026–2031)
Dalam kepengurusan periode kedua ini, IPHI merumuskan lima pokok pikiran strategis yang akan menjadi arah perjuangan dan kontribusi organisasi kepada pemerintah serta masyarakat:
1. Ketahanan Pangan: Mendorong pemenuhan gizi dan ketahanan pangan nasional agar masyarakat terbebas dari ancaman krisis pangan.

2. Pembenahan Sistem Pendidikan: Mendorong kurikulum yang berorientasi pada pembangunan akhlak, iman, dan martabat bangsa. Kemandirian Ekonomi & Tata Kelola Utang: Mendorong negara agar tidak terus bergantung pada utang luar negeri.

3. IPHI menekankan pentingnya prinsip Berdikari (Berdiri di Atas Kaki Sendiri) dengan mengoptimalkan potensi human capital para alumni haji.

4. Antisipasi Krisis Energi: Mendorong pemerintah memperhitungkan dan menyiapkan teknologi energi masa depan sebelum cadangan energi fosil habis.

5. Penegakan Hukum & Pemberantasan Korupsi: Mendukung ketegasan pemerintah dalam memberantas korupsi. IPHI berkomitmen ikut mengawal kualitas penegakan hukum sebagai benteng utama pembangunan negara.

Soroti Tata Kelola Haji dan BPKH
Terkait kebijakan penyelenggaraan ibadah haji, IPHI menegaskan posisinya sebagai mitra kritis pemerintah yang siap memberikan koreksi konstruktif.
Erman menyoroti pentingnya efisiensi anggaran, peningkatan kualitas pelayanan, serta pemisahan peran antara regulator dan eksekutif guna mencegah potensi penyalahgunaan wewenang.

Secara khusus, IPHI menggarisbawahi peran Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH).
Menurut Erman, IPHI memiliki keterikatan historis yang kuat dengan BPKH.
”Ibu kandung dari lahirnya gagasan BPKH adalah IPHI. Oleh karena itu, pengelolaan dana haji harus benar-benar akuntabel, transparan, dan tidak memperberat APBN maupun jemaah,” tegasnya.

Pesan untuk Masyarakat dan Jemaah Haji
Mengakhiri percakapan, Erman Suparno menyampaikan pesan kepada Ade Gunawan sebagai Humas FWJI & PPRI untuk mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan bangsa berlandaskan Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Khusus kepada para alumni haji dan hajah, ia berpesan agar terus menjaga kemabruran haji secara istikamah melalui aksi nyata di masyarakat.

Untuk mendukung hal tersebut, IPHI telah menyiapkan sejumlah program strategis, di antaranya pengembangan IPHI Estate, gerakan peduli sosial, kegiatan dakwah dan pendidikan, hingga penyediaan fasilitas Klinik Haji.

Humas FWJI & PPRI - Ade Gunawan juga bertemu dan bercakap - cakap juga dengan beberapa pengurus IPHI lainnya antara lain Wakil Ketua Umum IPHI - Hj. Salmawati SE. MM, Hj. Noor Yunita Setia Owner Solusi Baitullah Indonesia,  Drs.H.Rahudman Harahap MM pembina JMSI Sumut. 

Waketum - Hj. Salmawati SE. MM mengucapkan syukur alhamdulillah seluruh acara pelantikan dan pengukuhan pengurus pusat IPHI berjalan sangat baik dan memperkuat lagi persaudaraan Haji Indonesia khususnya seluruh pengurus pusat IPHI. Hj. Salmawati SE. MM yang biasanya lebih dikenal dengan panggilan bunda Salma merupakan Istri Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) yang juga menjabat sebagai Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) periode 2024–2029, Ketua IPSI dan Sekjen PMI Provinsi Aceh serta banyak organisasi lainnya. 

Bunda Salma menyampaikan harapannya khusus dengan IPHI Provinsi Aceh segera resmi terbentuk dengan baik dan mampu meningkatkan ikatan persaudaraan haji di provinsi Aceh sesuai dengan slogan IPHI - Haji Mabrur Sepanjang Hayat yang mampu mengaplikasikannya bermanfaat untuk kemajuan masyarakat di provinsi Aceh menjadi penutup percakapan dengan Ade Gunawan - Humas Forum Wartawan Jaya Indonesia (FWJI) & Humas Perkumpulan Pemimpin Redaksi Indonesia (PPRI) Indonesia.
Penutup.

Erick.H