SUKOHARJO Info-Nusantara.com Masjid Al-Falah Madyorejo Rt 01 Rw 07 Jetis Sukoharjo, pagi ini digelar Pengajian dan Pemberian Santunan Dhuafa Lansia dan Defabel oleh Pimpinan Cabang 'Aisiyah Majelis Kesejahteraan Sosial Kecamatan Sukoharjo, Ahad (08/03/26).
Pengajian dihadiri Penasehat (PCA) Pimpinan Cabang 'Aisiyah Endang Budiasih, S.Pd, Ketua (PCA) Pimpinan Cabang 'Aisiyah Sri Harjanti. S.Pd., Pengurus harian (PCA) Pimpinan Cabang dan BPP,
Ketua Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) jetis 2 juga sebagai ketua Takmir Masjid Al-Falah Ir. H. Rudy Setyohadi dan
Kepala sekolah TK ABA serta para Guru TK Aisyiyah, juga para Dhuafa Lansia maupun Defabel.
Acara diawali tahsin disampaikan bersama sama membaca surat Al-Ma'un yang dipimpin oleh Rahayu Susilowati. S.Pd, kemudian dilanjutkan dengan laporan Ketua panitia Susi Suswanti, S.Pd.I., M.Pd. menyampaikan bahwa, kegiatan dipagi ini adalah sudah menjadi agenda tahunan dalam berbagi rezeki di bukan Ramadhan, kegiatan berbagi rezeki kali ini tidak lepas berasal dari bapak ibu dan para donatur. Bantuan ini jangan dinilai harganya, namun harapan kami semoga bermanfaat bagi bapak ibu semuanya, pungkas Susi.
Ketua Pimpinan Cabang 'Aisiyah Sri Harjanti, S.Pd.
menyampaikan bahwa, pemberian santunan seperti kali ini adalah merupakan program jangka panjang/ tahunan, dan ini hari
dengan berbagi santunan dibulan Ramadhan, jelasnya.
Dengan adanya kegiatan seperti ini bertujuan untuk menguatkan iman kita di bulan puasa/Ramadhan untuk meningkatkan kwalitas dalam beribadah dan selalu
meningkatkan rasa syukur serta sebagai tempat tholabul ilmi, juga bersedekah juga selalu memperhatikan dan menjaga shalat wajib juga menambah shalat salat sunnah lainnya. Selalu jaga rasa sabar dan selalu Istiqomah, pungkasnya.
Ketua takmir Masjid Al-Falah juga selaku Ketua Pimpinan Ranting Muhammadiyah Jetis 2 Ir. H. Rudy Setyohadi menyampaikan, selamat datang kepada bp ibu semuanya yang hadir, kali ini Pimpinan Cabang 'Aisiyah Majelis Kesejahteraan Sosial Kecamatan Sukoharjo mengadakan kegiatan dimasjid Al-Falah. Ini sebagai kebanggaan bagi kami dan pengurus Takmir Masjid.
Semua kegiatan yang dilaksanakan dimasjid seperti kegiatan saat ini dapat menambah amal jariah bagi pendiri, perintis Masjid dan sampai saat ini para pendiri banyak yang sudah meninggal dunia namun amal jariyah tetap mengalir untuknya. Jadi semakin banyak Masjid dipergunakan semua yang terlibat dalam pembangunan akan mendapatkan pahala dari Allah SWT. jelas Rudy.
Dan perlu diketahui bersama bahwa ciri-ciri Masjid yang makmur itu adalah, Pertama : Shalat (5) lima waktu jamaah selalu ada/penuh. Kedua : bisa menyejahterakan jamaah dan sekitarnya, pungkas Rudy.
Sebelum acara tauziah, penyerahan santunan secara simbolis oleh Ketua Takmir, Penasehat PCA, Ketua PCA kepada perwakilan Dhuafa Lansia.
Kemudian Inti pengajian yang disampaikan Ustadz Rahman Budiyono. S.Pd.I. dengan tema "Harta Yang Dibawa Mati" adalah, Harta yang dibawa mati bukanlah harta fisik (uang/aset), melainkan nilai manfaat dari harta tersebut yang diubah menjadi amal jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan doa anak saleh. Secara hakikat, harta yang disedekahkan atau diwakafkan di jalan Allah akan kekal, terus mengalirkan pahala, dan menjadi bekal abadi di akhirat, jelas Ustadz
Berikut adalah bentuk harta yang dapat "dibawa mati":
Sedekah Jariyah/Wakaf : Harta yang diwakafkan (seperti membangun masjid, sumur, atau sarana umum) pahalanya tidak putus meskipun orangnya sudah meninggal.
Ilmu yang Bermanfaat : Harta yang digunakan untuk membiayai pendidikan atau dakwah sehingga ilmunya terus dimanfaatkan.
Nafkah Keluarga: Harta yang digunakan untuk menafkahi keluarga, membiayai anak sekolah, dan menanamkan nilai kebaikan, yang menjadi pahala.
Harta yang Disedekahkan : Setiap harta yang dibelanjakan untuk kebaikan, membantu orang lain, atau menyantuni anak yatim, akan menjadi penolong di akhirat, tambahnya.
Intinya, menurut pandangan Islam, harta tidak dibawa mati secara fisik, namun tanggung jawab atas penggunaannya akan dipertanggungjawabkan, dan yang disedekahkan akan menjadi bekal, pungkasnya.
Dipenghujung acara diserahkan Surat Keputusan (SK) Kepala TK BA dari Pimpinan Daerah 'Aisiyah kepada 22 kepala TK Bustanul Athfal. Serta penyerahan santuan sebanyak 120 kepada para Dhuafa Lansia, Defabel dan Guru TK.
(Ang.s // Begug SW).

































