Ticker

6/recent/ticker-posts

Benteng Van Der Wijck Bakal Naik Kelas? Menkop Dorong Jadi Cagar Budaya Nasional

Benteng Van Der Wijck Bakal Naik Kelas? Menkop Dorong Jadi Cagar Budaya Nasional


Jakarta, info-nusantara.com
Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mendorong Induk Warga Asal Kabupaten Kebumen (IWAKK) Walet Emas bertransformasi menjadi badan usaha berbentuk koperasi. Dorongan itu disampaikan saat membuka Kebumen Travel Mart dan Gombong Festival of Culture 2026 di Benteng Van Der Wijck, Gombong, Kebumen, Kamis (27/8/2026).

Ferry menilai kegiatan yang mempertemukan unsur koperasi, pariwisata, ekonomi kreatif, serta pelaku produk lokal tersebut dapat menjadi ruang untuk memperluas akses pasar sekaligus mengangkat potensi ekonomi daerah.

Menurut dia, penguatan kelembagaan diperlukan agar potensi yang lahir dari kegiatan pariwisata dan budaya tidak berhenti sebagai agenda seremonial, tetapi dapat memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.

Kebumen Travel Mart dan Gombong Festival of Culture 2026 dinilai menjadi momentum untuk memperkuat identitas daerah melalui sektor pariwisata dan kebudayaan. Pada saat yang sama, kegiatan tersebut sejalan dengan upaya mendorong pengelolaan potensi wisata secara lebih kolektif dan berkelanjutan.

Ferry mengatakan koperasi dapat menjadi instrumen penguatan ekonomi masyarakat karena memungkinkan pelaku usaha menghimpun potensi secara bersama-sama. Karena itu, IWAKK Walet Emas sebagai penggagas kegiatan didorong mengambil peran lebih besar melalui pembentukan badan usaha koperasi.

“Koperasi Walet Emas nantinya bisa menjadi motor ekonomi warga Kebumen, sekaligus mendukung agenda pariwisata melalui festival budaya,” kata Ferry dalam sambutannya.

Transformasi tersebut, kata Ferry, diharapkan mampu memperkuat keterhubungan antara sektor pariwisata, budaya, UMKM, ekonomi kreatif, dan produk unggulan daerah. Kolaborasi antarsektor dinilai penting untuk menciptakan rantai ekonomi yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Benteng Van Der Wijck Didorong Jadi Cagar Budaya Nasional

Tak hanya berbicara mengenai koperasi, Ferry juga menyatakan komitmennya membantu mendorong Benteng Van Der Wijck menjadi cagar budaya nasional. Menurutnya, keberadaan bangunan bersejarah tersebut memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai salah satu ikon pariwisata nasional.

Ferry berencana mengajak Menteri Kebudayaan Fadli Zon untuk melihat langsung Benteng Van Der Wijck dan membahas peluang penetapannya sebagai cagar budaya.

“Saya akan ajak Pak Menteri Kebudayaan (Fadli Zon) untuk datang ke sini dan harusnya ini bisa ditetapkan sebagai tempat cagar budaya,” ujarnya.

Ferry menilai status cagar budaya harus dibarengi dengan model pengelolaan yang mampu menjawab kebutuhan wisata masa kini. Menurutnya, kawasan bersejarah tersebut dapat dipadukan dengan aktivitas ekonomi kreatif, UMKM, dan koperasi tanpa menghilangkan nilai sejarahnya.

“Tempat ini nantinya tidak hanya sekadar cagar budaya, tapi dengan pengelolaan yang kekinian bisa diisi oleh pelaku ekonomi kreatif, UMKM, dan koperasi,” katanya.

Gagasan tersebut sekaligus diarahkan untuk meningkatkan nilai manfaat ekonomi dari aset budaya bagi masyarakat sekitar.

Sementara itu, Bupati Kebumen Lilis Nuryani mengapresiasi dukungan Menteri Koperasi terhadap penguatan ekonomi kerakyatan di daerahnya. Ia menilai sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, komunitas, dan pelaku usaha perlu terus diperkuat.

Lilis berharap kolaborasi tersebut dapat membuka akses pasar yang lebih luas bagi berbagai potensi Kebumen, mulai dari pariwisata, kebudayaan, kuliner hingga produk unggulan daerah.

“Kecintaan kita kepada Kebumen kita wujudkan dalam langkah nyata melalui festival ini, mudah-mudahan acara ini dapat membuka akses pasar yang lebih luas bagi upaya mendorong kegiatan sektor pariwisata, budaya, kuliner dan produk unggulan di Kebumen,” kata Lilis.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir Penasihat Dharma Wanita Persatuan Kementerian Koperasi Sita Ferry Juliantono, Bupati Kebumen Lilis Nuryani, Ketua Umum IWAKK Walet Emas Mayjen TNI (Purn.) Ibnu Dharmawan, Pangdam Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, serta Danrem Pamungkas Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono.

Agenda tersebut memperlihatkan upaya menghubungkan potensi sejarah dan budaya Kebumen dengan penguatan ekonomi masyarakat. Dengan kelembagaan koperasi yang lebih kuat, sektor pariwisata dan ekonomi kreatif diharapkan tidak hanya menjadi daya tarik daerah, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi warga.
Penutup.

Erick.H