Ticker

6/recent/ticker-posts

DUA HARI DI PANCAWATI, MGMP IPS JAKARTA TIMUR SATU MENYATUKAN LANGKAH

DUA HARI DI PANCAWATI, MGMP IPS JAKARTA TIMUR SATU MENYATUKAN LANGKAH

Bogor, info-nusantara.com
Silaturahmi, refleksi organisasi, dan estafet kepemimpinan dalam suasana penuh kekeluargaan

*Pancawati, Bogor — 20 September 2026*. Ada kalanya sebuah organisasi membutuhkan ruang untuk berhenti sejenak dari kesibukan, bukan untuk berhenti melangkah, tetapi untuk melihat kembali perjalanan yang telah dilalui dan menyiapkan langkah berikutnya.

Suasana itulah yang terasa dalam kegiatan outing MGMP IPS Jakarta Timur 1 yang berlangsung selama dua hari, 19–20 September 2026, di kawasan Pancawati, Caringin, Kabupaten Bogor.

Para pengurus dan guru IPS dari lima kecamatan di wilayah Jakarta Timur 1 hadir dalam suasana yang lebih santai. Tidak ada suasana kelas, jadwal mengajar, maupun rutinitas administrasi sekolah.
Yang hadir adalah ruang untuk berbincang, tertawa, berbagi cerita, dan memperkuat hubungan antarsesama guru.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari perjalanan organisasi menuju pergantian kepengurusan MGMP IPS Jakarta Timur 1.

*Perjalanan Dimulai dengan Kebersamaan*
Sebelum menuju Pancawati, rombongan terlebih dahulu singgah untuk makan bersama di Resto Bebek & Ayam Goreng Rempah Temuru, Ciawi Bogor.

Makan bersama menjadi pembuka perjalanan yang sederhana, tetapi memiliki makna tersendiri. Setelah sekian lama bertemu dalam berbagai kegiatan kedinasan dan organisasi, kali ini para guru dapat menikmati kebersamaan tanpa suasana formal.

Canda, percakapan ringan, dan cerita seputar aktivitas sehari-hari menjadi bagian dari perjalanan menuju tempat tujuan.
Dari sinilah suasana kekeluargaan mulai terbentuk.

*Villa De Hoek, Tempat Cerita dan Refleksi*
Setibanya di Villa De Hoek, Pancawati, suasana semakin cair. Lingkungan yang hijau dan udara yang sejuk memberikan kesempatan kepada peserta untuk sejenak meninggalkan kepadatan aktivitas di Jakarta.

Namun, kegiatan tidak berhenti pada rekreasi.
Malam harinya, para peserta mengikuti pertemuan internal organisasi. Dalam suasana kekeluargaan, Ketua MGMP IPS Jakarta Timur 1 periode 2023–2026, Yawan Priyono, menyampaikan pertanggungjawaban perjalanan organisasi.
Pertanggungjawaban tersebut menjadi kesempatan untuk melihat kembali berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan sekaligus menjadi bahan refleksi sebelum memasuki periode kepengurusan berikutnya.

Forum berlangsung dalam suasana terbuka dan akrab. Tidak sekadar membicarakan program, pertemuan juga menjadi ruang untuk menyampaikan gagasan dan harapan terhadap keberlanjutan MGMP IPS Jakarta Timur 1.

*Ketika Regenerasi Menjadi Bagian dari Silaturahmi*
Salah satu momentum penting dalam outing kali ini adalah proses pergantian kepengurusan.
Kepengurusan MGMP IPS Jakarta Timur 1 periode sebelumnya semestinya masih berlangsung hingga akhir November 2026. Namun, muncul gagasan agar regenerasi dilakukan lebih awal dan dirangkaikan dengan kegiatan outing.
Dengan cara tersebut, pergantian kepemimpinan tidak ditempatkan sebagai kegiatan administratif semata. Prosesnya justru dilakukan dalam suasana yang lebih cair, dekat, dan penuh kekeluargaan.
Hasilnya.

Muhammad Zaenal dari SMP Negeri 7 Jakarta terpilih secara aklamasi sebagai Ketua MGMP IPS Jakarta Timur 1 untuk periode berikutnya.
Kepengurusan baru selanjutnya akan disusun oleh ketua terpilih.
Pergantian tersebut menjadi penanda bahwa sebuah organisasi terus bergerak. Ada masa ketika seseorang memimpin, ada saatnya estafet diberikan kepada generasi berikutnya, sementara nilai-nilai baik yang telah dibangun tetap menjadi bagian dari perjalanan organisasi.

*Doa yang Mengikat Kebersamaan*
Di balik kegembiraan outing, terdapat pula suasana yang lebih reflektif.
Beberapa pengurus tidak dapat hadir karena harus mendampingi anggota keluarga yang sedang sakit. Sebagian lainnya juga sedang menghadapi kondisi kesehatan yang kurang baik.

Para peserta kemudian bersama-sama memanjatkan doa untuk mereka yang berhalangan hadir serta keluarga yang sedang mendapatkan ujian kesehatan.

Momen tersebut menjadi pengingat bahwa kebersamaan dalam organisasi bukan hanya hadir ketika semua orang dapat berkumpul. Kepedulian justru terasa ketika ada anggota keluarga besar MGMP yang sedang membutuhkan dukungan.

*Menikmati Alam Sebelum Kembali ke Rutinitas*
Hari berikutnya, perjalanan dilanjutkan dengan menikmati suasana alam di Kopi Daong, Pancawati.
Hutan pinus, udara pegunungan, dan suasana yang jauh dari kepadatan perkotaan memberikan kesempatan kepada peserta untuk bersantai sebelum kembali menjalani aktivitas masing-masing.

Sebagian mengabadikan momen melalui foto, sebagian menikmati percakapan, sementara yang lain sekadar menikmati suasana.
Tidak ada agenda yang terlalu formal. Justru dalam kesederhanaan itulah kebersamaan terasa.

*Yawan Priyono: Organisasi Harus Terus Berjalan*
Yawan Priyono menyampaikan bahwa kegiatan outing merupakan kesempatan untuk mempertemukan beberapa kepentingan sekaligus: rekreasi, silaturahmi, evaluasi, dan regenerasi.

Menurutnya, kegiatan seperti ini penting agar hubungan antarpengurus dan anggota tidak hanya terbangun melalui kegiatan organisasi yang formal.
Ia juga berharap kepengurusan berikutnya mampu melanjutkan hal-hal baik yang sudah dilakukan sekaligus menghadirkan gagasan baru.

“Setiap kepengurusan memiliki masa dan tanggung jawabnya masing-masing. Yang paling penting adalah bagaimana kebersamaan tetap dijaga dan apa yang sudah baik dapat diteruskan. Regenerasi bukan akhir dari sebuah perjalanan, tetapi bagian dari keberlanjutan organisasi.”
Ia mengapresiasi seluruh guru IPS Jakarta Timur 1 yang selama ini telah memberikan waktu, tenaga, dan pemikiran bagi kemajuan MGMP.

“Semoga kebersamaan yang terbangun selama ini terus menjadi kekuatan MGMP IPS Jakarta Timur 1. Kita boleh berganti kepengurusan, tetapi silaturahmi dan semangat untuk saling mendukung harus tetap ada.”

*Dari Guru, untuk Guru*
Outing di Pancawati akhirnya bukan hanya meninggalkan foto bersama atau kenangan perjalanan.
Ada cerita tentang persahabatan, ada kepedulian kepada rekan yang sedang sakit, ada evaluasi terhadap perjalanan organisasi, dan ada estafet kepemimpinan yang mulai disiapkan.
Muhammad Zaenal kini mendapat amanah untuk melanjutkan perjalanan MGMP IPS Jakarta Timur 1 bersama kepengurusan yang akan dibentuknya.

Sementara itu, kepengurusan sebelumnya meninggalkan catatan perjalanan yang akan menjadi bagian dari sejarah organisasi.
Dua hari di Pancawati memperlihatkan satu hal sederhana: organisasi dapat tumbuh ketika anggotanya tidak hanya bekerja bersama, tetapi juga mampu menjaga silaturahmi dan saling menguatkan.

Dari suasana sejuk Pancawati, para guru IPS Jakarta Timur 1 kembali menuju Jakarta dengan membawa cerita, semangat baru, dan harapan agar MGMP tetap menjadi ruang untuk berbagi, belajar, berkolaborasi, dan berkembang bersama.
Penutup.

Erick. H