Jepara, info-nusantara.com
Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Jepara kembali menelan korban guru dan siswa di wilayah Kecamatan Mlonggo Kabupaten Jepara dilaporkan mengalami gangguan pencernaan setelah menyantap menu ayam taliwang yang dibagikan pada Senin 07/09/2026.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Jepara, Hadi Sarwoko, saat dikonfirmasi awak media Rabu 09/09/2026 membenarkan adanya kejadian tersebut.
Hadi menyebut, berdasarkan laporan yang diterima, terdapat 118 siswa dan guru yang mengalami gejala gangguan pencernaan dengan
Rincian sebagai berikut SMK Nawakartika sebanyak 33 siswa dan 4 guru, MA Nawakartika 13 siswa, serta SD Negeri 1 Srobyong sebanyak 60 siswa dan 8 guru.
"Total ada 118 siswa dan guru yang mengalami gejala pencernaan." Ujar Hadi.
Peristiwa tersebut bermula setelah para siswa mengonsumsi menu MBG pada Senin 09/09/2026
Kemudian mulai muncul gejala gangguan pencernaan dirasakan pada malam hari nya, Selasa (08/09/2026).
Mendapat informasi tersebut tim Satgas MBG Kabupaten Jepara melakukan pendataan sekolah penerima manfaat yang mendapatkan distribusi, MBG hari senin data yang berhasil di himpun ada 11 sekolah penerima manfaat sedangkan yang mengalami gangguan pencernaan massal ada tiga sekolah.
Tim Satgas MBG telah melakukan pemeriksaan terhadap kelayakan SPPG Sekuro 01 sebagai penyedia makanan.
Dari hasil pemeriksaan sementara proses produksi telah sesuai pada standar operasional prosedur (SOP) namun, Tim Satgas menemukan sejumlah catatan penting.
Salah satunya berkaitan dengan tata letak dapur, khususnya jalur loading in dan loading out yang masih satu pintu.
Untuk mengetahui penyebab pasti keracunan tersebut sampel makanan telah dikirimkan ke laboratorium untuk di uji lebih lanjut.
Ketua Satgas MBG Kabupaten Jepara Gus Hajar saat di konfirmasi awak media menjelaskan bahwa "saat ini Tim Satgas telah mengambil langkah dengan menutup sementara operasional sppg 01 Sekuro untuk di evaluasi sambil menunggu hasil uji laboratorium sample makanan."
Jelasnya.kamis 10/09/2026.
Gus Hajar menambahkan bahwa "Tim Satgas MBG Kabupaten Jepara selalu memberi pendampingan pada mitra MBG serta menghimbau mitra MBG agar selalu mengevaluasi dan membenahi sarana dan prasarana dapur sesuai standart BGN untuk menjaga kebersihan dan kwalitas makanan yang akan disajikan pada penerima manfaat." Imbuh nya.
Di singgung terkait belum keluarnya hasil uji laboratorium sample air limbah milik sppg 3 Bawu yang di duga mencemari sumur warga Gus Hajar berjanji akan menghubungi DLH agar segera menyampaikan ke publik hasil uji laboratorium nya.
GN.Jpr





























