Jepara, info-nusantara.com
Sejumlah pejabat di lingkungan Polres Jepara resmi berganti. Kapolres Jepara AKBP Keris Aji Wibisono memimpin langsung upacara serah terima jabatan (sertijab) lima pejabat utama dan kapolsek jajaran di Lapangan Endra Dharmalaksana, Senin (26/10/2026).
Dalam upacara yang berlangsung di halaman Mapolres Jepara tersebut, Kapolres menegaskan bahwa pergantian jabatan bukan sekadar rotasi personel, melainkan momentum untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat.
Pesan penting AKBP Keris Aji mengingatkan pada seluruh anggota agar tidak terjebak dalam arogansi kekuasaan. Menurutnya, kekuatan Polri justru terletak pada kepercayaan dan kedekatan dengan masyarakat.
Pergantian jabatan tersebut meliputi Kasat Lantas, Kasat Binmas, Kasat Samapta, Kasatresnarkoba, serta Kapolsek Donorojo.
Berikut daftar pejabat lama dan pejabat baru yang melaksanakan serah terima jabatan:
Kasat Lantas: AKP Royke Noldy Darean, S.Tr.K., S.I.K., digantikan AKP Agung Setyo Negoro, S.T.K., S.I.K., M.H.
Kasat Binmas: AKP Shanice Stepanie Sumbung, S.Tr.K., S.I.K., digantikan AKP Rusiyanto.
Kasat Samapta: AKP Agus Nurhadi, S.H., digantikan AKP Agus Umar, S.H., M.H.
Kasatresnarkoba: AKP Selamet, S.H., M.M., digantikan AKP Agung Setio Nugroho, S.H., M.M.
Kapolsek Donorojo: IPTU Hananto Adi digantikan IPDA Alie Ikhwan, S.H.
Pergantian tersebut diharapkan dapat menjaga kesinambungan pelaksanaan tugas kepolisian sekaligus memperkuat kinerja setiap satuan dalam menghadapi tantangan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kabupaten Jepara.
Kapolres: Jabatan Adalah Amanah, Bukan Fasilitas Kekuasaan
Dalam amanatnya, AKBP Keris Aji Wibisono menyampaikan bahwa mutasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri yang berlangsung secara terencana.
Rotasi tersebut menjadi implementasi tour of duty dan tour of area, yang bertujuan menjaga kesinambungan kinerja, melakukan regenerasi kepemimpinan, serta memberikan penyegaran dalam pelaksanaan tugas.
Namun, ia mengingatkan bahwa jabatan yang diemban setiap personel bukanlah hak istimewa ataupun fasilitas untuk memperoleh kekuasaan.
Sebaliknya, jabatan merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat, negara, dan Tuhan Yang Maha Esa.
Kapolres juga menyampaikan apresiasi kepada para pejabat lama atas dedikasi, loyalitas, dan inovasi selama bertugas di Polres Jepara.
Kepada pejabat baru, ia meminta agar segera menyesuaikan diri, membangun konsolidasi internal, memahami karakteristik wilayah, serta meneruskan program-program positif yang telah dijalankan sebelumnya.
Sembilan Personel Satresnarkoba Terima Penghargaan
Selain sertijab, upacara tersebut juga diwarnai pemberian piagam penghargaan kepada sembilan personel Satresnarkoba Polres Jepara.
Penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi atas prestasi dan dedikasi personel dalam pengungkapan kasus di wilayah hukum Polres Jepara.
Pemberian penghargaan tersebut menjadi bagian dari upaya institusi untuk mendorong profesionalisme dan meningkatkan motivasi anggota dalam menjalankan tugas penegakan hukum.
Polisi Diminta Hadir di Tengah Masyarakat
Di hadapan jajaran pejabat utama, kapolsek, perwira, personel, dan ASN Polres Jepara, AKBP Keris Aji menegaskan pentingnya prinsip kerja “Polisi Bersama Masyarakat.”
Ia mengingatkan bahwa keberhasilan menjaga keamanan tidak cukup hanya mengandalkan kewenangan dan kekuatan aparat. Dukungan serta kepercayaan masyarakat menjadi faktor penting dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif.
Kapolres meminta seluruh anggota mengedepankan pendekatan humanis, memberikan pelayanan dengan tulus, serta menghindari perilaku arogan saat menjalankan tugas.
Masyarakat, tegasnya, harus diposisikan sebagai mitra dalam menjaga keamanan lingkungan, bukan sekadar pihak yang menerima pelayanan kepolisian.
Selain itu, seluruh pejabat utama dan kapolsek diminta melaksanakan pengawasan melekat pada setiap anggota dalam menjalankan tugas melayani masyarakat.
GUN/Humas





























