Ticker

6/recent/ticker-posts

Pantai Kunir, Permata Tersembunyi di Pacitan 70 Miles of Sea

Pantai Kunir, Permata Tersembunyi di Pacitan 70 Miles of Sea
Pantai Kunir, Permata Tersembunyi di Pacitan 70 Miles of Sea

PACITAN, info-nusantara.com — Kabupaten Pacitan memiliki bentang garis pantai yang panjang dengan panorama alam yang menawan. Konsep Pacitan 70 Miles of Sea yang pernah dicanangkan oleh Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), menggambarkan potensi kelautan dan pesisir Pacitan yang membentang luas. Garis pantai tersebut melintasi tujuh kecamatan, yakni Donorojo, Pringkuku, Pacitan, Kebonagung, Tulakan, Ngadirojo, dan Sudimoro.

Potensi ini menjadi kekuatan tersendiri bagi Pacitan dalam mengembangkan pariwisata bahari. Salah satu destinasi yang layak mendapatkan perhatian lebih adalah Pantai Kunir, yang hingga kini belum banyak terekspos kepada masyarakat luas.

Pantai Kunir terletak di Dusun Nglumpang, Desa Pagerkidul, Kecamatan Sudimoro, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Berdasarkan kunjungan pada Minggu (11/10/2026), pantai ini menawarkan suasana tenang, asri, dan relatif jauh dari hiruk-pikuk keramaian. Keindahan alamnya menjadi daya tarik bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana pantai dengan nuansa alami.

Keunikan Pantai Kunir terlihat dari bentangan pasirnya yang luas, tebing-tebing karang, serta keberadaan muara sungai alami yang membentuk telaga air tawar di dekat garis pantai. Perpaduan bentang alam tersebut menghadirkan pemandangan yang berbeda dibandingkan sejumlah pantai lain di pesisir selatan Pacitan.

Keberadaan telaga air tawar dengan aliran yang relatif tenang berpadu dengan deburan ombak laut selatan menciptakan lanskap yang menarik. Kondisi ini berpotensi menjadi daya tarik bagi wisatawan yang ingin bersantai, menikmati pemandangan, fotografi alam, maupun melakukan aktivitas luar ruang seperti berkemah. Namun, wisatawan tetap perlu memperhatikan kondisi arus, pasang surut, dan keselamatan saat beraktivitas di sekitar telaga maupun pantai.

Pantai Kunir juga berpotensi menjadi pilihan wisata bagi masyarakat yang mencari ketenangan atau melakukan healing di tengah suasana alam terbuka. Keasrian lingkungan dan suasana yang belum terlalu ramai menjadi nilai tambah bagi pengembangan wisata berbasis alam. Dengan promosi yang tepat serta pengelolaan yang memperhatikan kelestarian lingkungan, Pantai Kunir dapat berkembang sebagai salah satu destinasi alternatif di kawasan pesisir timur Pacitan.

Potensi Wisata dan Ekonomi Pesisir

Di balik keindahan Pantai Kunir, Kecamatan Sudimoro juga memiliki dinamika ekonomi masyarakat yang berkembang, khususnya di sektor perikanan budi daya melalui usaha tambak udang. Potensi ini memperlihatkan bahwa kawasan pesisir Pacitan tidak hanya memiliki daya tarik wisata alam, tetapi juga berperan dalam mendukung kegiatan ekonomi masyarakat.

Seiring dengan berkembangnya aksesibilitas di kawasan pesisir timur Pacitan, wilayah sekitar Kecamatan Sudimoro semakin berpeluang menarik perhatian pelaku usaha dan investor lokal. Pembangunan tambak udang menjadi salah satu bentuk pemanfaatan potensi pesisir yang dapat memberikan peluang ekonomi dan lapangan pekerjaan bagi masyarakat setempat.

Meski demikian, pengembangan sektor pariwisata dan budi daya perikanan perlu dilakukan secara seimbang. Pengelolaan tambak harus memperhatikan daya dukung lingkungan, kualitas air, serta kelestarian ekosistem pesisir agar tidak mengurangi keindahan dan keberlanjutan destinasi wisata.

Pantai Kunir merupakan salah satu contoh potensi alam Pacitan yang masih perlu diperkenalkan lebih luas. Dalam semangat Pacitan 70 Miles of Sea, pengembangan destinasi ini dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat pariwisata bahari sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir. Dengan dukungan promosi, aksesibilitas, fasilitas yang memadai, dan pengelolaan berkelanjutan, Pantai Kunir berpeluang menjadi permata tersembunyi yang memperkaya daya tarik wisata Kabupaten Pacitan.(*)