Ticker

6/recent/ticker-posts

Polda Metro Jaya Bongkar Pabrik Narkotika Terselubung di Pluit, WNA Asal Tiongkok Ikut Diamankan


JAKARTA
Info-Nusantara.com Rabu. 14/01/2026 Kepolisian Daerah Metro Jaya berhasil membongkar keberadaan laboratorium narkotika ilegal yang beroperasi secara tersembunyi di kawasan Apartemen Greenbay, Pluit, Jakarta Utara.

Dalam pengungkapan tersebut, 2 (dua) orang ditetapkan sebagai tersangka, salah satunya merupakan warga negara asing asal Tiongkok.

Penggerebekan dilakukan oleh Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya setelah menerima informasi dari Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta terkait pengiriman paket internasional yang mencurigakan.

Paket tersebut dikirim melalui jasa ekspedisi luar negeri dan ditujukan ke Lobby Tower H Apartemen Greenbay.

Menindaklanjuti laporan itu, Kasubdit 2 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya AKBP Parikhesit memerintahkan timnya melakukan pendalaman dan pengintaian. Hasilnya, pada Jumat, 9 Januari 2025 sekitar pukul 15.30 WIB, petugas berhasil menangkap (2)dua tersangka berinisial D, warga negara Indonesia, dan HW, warga negara Tiongkok.

“Petugas mengamankan dua orang tersangka, masing-masing D sebagai WNI dan HW sebagai WNA asal Tiongkok,” ujar AKBP Parikhesit dalam keterangan resminya, Rabu, 14 Januari 2026.

Dari penggeledahan di lokasi, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa paket kiriman FedEx berisi 100 gram etomidate, satu kilogram bahan kimia SLS, serta berbagai peralatan laboratorium.

 Barang-barang tersebut meliputi tabung reaksi berkapasitas besar dan kecil, botol laboratorium, pengaduk kaca, timbangan digital, alat suntik, hingga dandang berbahan stainless steel.

Hasil penyelidikan mengungkap bahwa peralatan dan bahan baku laboratorium ilegal tersebut dikirim dari India. HW diketahui berperan sebagai peracik utama dalam proses pembuatan cairan etomidate di laboratorium clandestine tersebut. Berdasarkan estimasi kepolisian, fasilitas ilegal itu berpotensi menghasilkan hingga 30 liter cairan etomidate.

“Jika melihat jumlah bahan yang diamankan, laboratorium ini diperkirakan mampu memproduksi sekitar 30 liter etomidate. Beruntung, sebelum sempat beroperasi dan produknya beredar di masyarakat, kegiatan ini sudah lebih dulu kami gagalkan,” jelas Parikhesit.

Saat ini, kedua tersangka beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Polda Metro Jaya untuk menjalani proses penyidikan dan pengembangan lebih lanjut.

Penutup.


( Rls / Rama / Red )