Ticker

6/recent/ticker-posts

Wujudkan Wisata Ramah Lingkungan Obyek Wisata Sungai Maron Mulai Terapkan Mesin Perahu Wisata Bertenaga Listrik

Wujudkan Wisata Ramah Lingkungan Obyek Wisata Sungai Maron Mulai Terapkan Mesin Perahu Wisata Bertenaga Listrik 

Pacitan, info-nusantara.com
Obyek wisata Sungai Maron Desa Dersono Kecamatan Pringkuku Kabupaten Pacitan memulai langkah maju guna mewujudkan obyek wisata ramah lingkungan. Obyek wisata susur sungai tersebut melakukan konversi mesin perahu wisata konvensional menjadi mesin bertenaga listrik.

Perubahan besar tersebut mendapat dukungan penuh PLN Nusantara Power UP Pacitan melalui program TJSL (Tanggung Jawab Sosial Lingkungan). Perusahaan listrik negara tersebut memberikan bantuan 10 unit perahu listrik wisata, lengkap dengan unit stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU).

Tidak hanya bantuan perahu listrik,  PLN Nusantara Power UP Pacitan juga menyerahkan bantuan paving faba, 1 unit TPS3R, Early Warning System (EWS) Sungai Maron, rambu zonasi kecepatan perahu, gapura masuk obyek wisata Sungai Maron, gerabah terakota berbahan faba, spot ikonik obyek wisata Sungai Maron, serta 1 bangunan life guard dengan total anggaran lebih dari 1,1 milyar rupiah.

"Semuanya sudah diperhitungkan betul dan alhamdulillah masyarakat juga menyambut baik, ini cukup membanggakan," ungkap Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji, saat meresmikan program TJSL infrastruktur Pariwisata Hijau PLN Nusantara Power UP Pacitan di obyek wisata Sungai Maron, Rabu (13/01).

Bupati Pacitan sangat mengapresiasi langkah PLN Nusantara Power UP Pacitan yang telah membantu masyarakat Maron mewujudkan pariwisata ramah lingkungan. Bupati juga berharap langkah obyek wisata Sungai Maron ini bisa ditiru dan direplikasi di obyek wisata lainnya. 

"Yang lebih membuat kita bangga kita bisa membangun kapabilitas kompetensi dari temen-temen Pokdarwis Sungai Maron,"  terang Senior Manager PLN Nusantara Power UP Pacitan, Munif.

Diterangkan Munif pihaknya memang tidak memberi bantuan infrastruktur semata namun lebih dari itu juga memberikan pelatihan kepada kelompok masyarakat setempat. Yakni, membuat dan merakit mesin perahu listrik sebagai pengganti mesin konvensional secara mandiri.(*)