TANGERANG, info-nusantara.com
Penyakit Flu Singapura atau Hand, Foot, and Mouth Disease (HFMD) dilaporkan mulai melanda wilayah Kelurahan Kunciran Jaya, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang. Sejumlah anak dikabarkan mengalami gejala demam, sariawan, serta ruam di tangan dan kaki.
Menanggapi hal tersebut, Galang Humas FWJI Tangkot Forum Wartawan Jaya Indonesia (FWJI) Kota Tangerang mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, untuk tidak panik namun tetap waspada.
"Kami menerima laporan dari warga Kunciran Jaya salah satunya bang cecep ketua FWJI Tangkot anaknya dan tetangga juga keponakannya terjangkit virus Flu Singapura. Kami minta masyarakat jangan panik. Penyakit ini umumnya bisa sembuh sendiri dalam 7-10 hari selama daya tahan tubuh baik," ujar Galang Humas FWJI Tangkot, Kamis, 28 Mei 2026.
Ia menambahkan, langkah pencegahan paling efektif adalah menjaga kebersihan. Orang tua diminta rutin mencuci tangan anak dengan sabun, menghindari berbagi alat makan, serta segera memeriksakan anak ke puskesmas atau klinik terdekat jika muncul gejala.
"Galang berharap Dinas Kesehatan dan Puskesmas Kunciran Jaya untuk aktif melakukan sosialisasi dan pemantauan di lapangan. Kita cegah penularan lebih luas, terutama di lingkungan sekolah PAUD dan TK," tegasnya.
'Diduga flu singapur ini menyerang anak di bawah 5 thn dengan gejala awal panas, dan keluar bintik bintik merah di tangan mulut dan kaki, persis seperti cacar hanya bedanya cacar timbul di seluruh tubuh sedangkan flu singapur hanya menyerang mulut,kaki dan tangan,' tutup galang
FWJI Tangkot akan terus berkoordinasi dengan pihak kelurahan dan dinas terkait untuk memastikan informasi yang diterima warga akurat dan tidak menimbulkan keresahan.
Untuk saat ini, warga diimbau tetap tenang, jaga pola hidup bersih dan sehat, serta tidak mudah percaya hoaks yang beredar di media sosial.(*)





























