Jepara, info-nusantara.com
Balai Desa Dongos, Kecamatan Kedung, Kabupaten Jepara mendadak penuh sesak di padati warga tradisi Sedekah Bumi (Kabumi) tahun 2026 berlangsung luar biasa meriah, puncak acara sedekah bumi di tutup dengan menggelar wayangan kulit sehari semalam yang sukses menyedot perhatian warga.
Sejak pagi, warga desa Dongos sudah datang ke balai desa lokasi wayanngan semangat gotong royong terlihat di setiap sudut desa, mulai dari persiapan panggung hiburan hingga ubo rampe untuk hajatan.
Antusiasme warga tak surut hingga larut malam, bertahan sampai pagi menjelang menikmati pagelaran wayang kulit yang sedang berlangsung.
Petinggi Desa Dongos, Abdul Kamid, menyampaikan pada awak media keberhasilan acara ini tak lepas dari kerja keras panitia dan kekompakan warga desa Dongos
"Kegiatan ini bisa kami laksanakan atas kerja keras panitia dan dukungan penuh dari warga Desa Dongos semua dilakukan bergotong royong, sehingga acara sedekah bumi tahun 2026 ini dapat berjalan lancar dan meriah."ujar Abdul Kamid Rabu 13/05/ 2026.
Abdul khamid menambahkan wayangan sehari semalam bukan sekadar tontonan tetapi juga sebagai tuntunan dari perilaku tokoh-tokoh wayang kami bisa belajar agar bisa menjadi pemimpin yang mengayomi dan melayani masyarakat,pagelaran wayang kulit juga bentuk partisipasi kami ikut melestarikan budaya yang adi luhung milik bangsa.Tuturnya.
Suara gamelan yang menggema berpadu dengan kiprah sang dalang memainkan cerita wayang membuat suasana semakin meriah Warga dari berbagai kalangan dan usia terlihat menikmati pertunjukan wayang hingga tancep kayon.
Acara sedekah bumi tak sekedar menampilkan hiburan, tetapi juga membawa dampak ekonomi, pedagang kaki lima ikut ramai diserbu pembeli, menambah semarak suasana.
Pagelaran wayang sehari semalam ini menjadi ajang ber kumpul semua warga Dongos dalam suasana suka cita.
Sedekah Bumi Desa Dongos bukan sekadar tradisi, tapi juga simbol kebersamaan dan rasa syukur pada allah SWT atas nikmat dan keberkahan yang di terima warga Desa Dongos, dan kemeriahan benar-benar terasa hal itu membuktikan bahwa budaya lokal dicintai oleh masyarakat.
Gun.jpr





























