Jepara, info-nusantara.com
Suara benturan keras terdengar di ruas
Jalan KH Wahid Hasyim Jepara setelah sebuah sepeda motor Honda Beat menghantam truk yang mogok di pinggir jalan, Sabtu (09/05/2026) petang. Kecelakaan yang terjadi tepat di depan toko baju “Limitless”, Kelurahan Bapangan, Kecamatan Kota.
Insiden terjadi sekitar pukul 18.30 WIB, saat kondisi arus lalu lintas di jalur Jepara menuju Kudus cukup padat warga yang berada di sekitar lokasi mengaku sempat mendengar suara benturan keras sebelum akhirnya melihat seorang pengendara motor terjatuh di badan jalan.
Korban seorang perempuan pengendara sepeda motor Honda Beat bernomor polisi K 5493 ASC, yakni Sdri. Syalira Na’ma, warga Desa Senenan, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara akibat dari kejadian itu, korban mengalami luka robek dan langsung mendapatkan pertolongan.
Dari identifikasi awal Satlantas Polres Jepara, kecelakaan di duga berawal saat sepeda motor Honda Beat yang dikendarai korban melaju dari arah Jepara menuju Kudus kecepatan dengan kecepatan sedang.
Saat mendekati lokasi kejadian, terdapat sebuah kendaraan
Truck bernopol H 8863 BC yang dikemudikan oleh Kusmanto, warga Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus mogok di sisi kiri jalan.
Diduga karena kurang konsentrasi dan jarak yang sudah terlalu dekat, pengendara motor tidak mampu mengendalikan laju motor nya dalam hitungan detik, tabrakan pun tak terhindarkan.
Akibat benturan keras yang terjadi Motor korban mengalami kerusakan cukup serius di bagian depan, sementara pengendara terjatuh usai menghantam truck bagian belakang.
Warga yang berada di sekitar lokasi berusaha memberikan pertolongan sebelum petugas datang pengendara yang melintas di lokasi terlihat memperlambat laju kendaraan untuk melihat kejadian tersebut hingga menyebabkan kemacetan.
Tak lama berselang petugas Satlantas Polres Jepara tiba di lokasi untuk melakukan pengamanan dan olah tempat kejadian perkara (TKP) sembari mengatur arus lalu lintas yang sempat macet akibat banyaknya kendaraan yang melambat saat melintas di lokasi kecelakaan.
Dari hasil identifikasi sementara, kerugian materiil akibat kecelakaan tersebut diperkirakan mencapai satu jutaan meski tidak menimbulkan korban jiwa, peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya konsentrasi saat berkendara, terutama di jalur yang ramai aktivitas kendaraan.
Kecelakaan akibat kendaraan mogok di pinggir jalan masih kerap terjadi di beberapa ruas jalan utama di jepara minimnya rambu dan penerangan serta kondisi lalu lintas padat, dan kurangnya konsentrasi pengendara sering menjadi faktor pemicu tabrak belakang.
Pengguna jalan diimbau lebih berhati-hati,dan selalu konsentrasi, serta memperhatikan kondisi kendaraan di depan, selain itu pengemudi kendaraan yang mengalami mogok juga diminta memasang tanda peringatan agar tidak membahayakan pengguna jalan lain.
Satlantas Polres Jepara menghimbau masyarakat agar tetap waspada dan selalu menjaga jarak aman saat berkendara dan tidak terlalu dekat dengan kendaraan di depan nya untuk menghindari kecelakaan.
GN/jpr





























