Jepara, info-nusantara.com
Pasca insiden dugaan penganiayaan terhadap anggota Linmas yang sedang bertugas mengamankan kegiatan hiburan di Desa Gemulung, Kecamatan Pecangaan, Petinggi Desa Gemulung Ahmad Santoso mengambil langkah mengeluarkan himbuan pada masyarakat nya agar tak menyelenggarakan hiburan musik pada malam hari.
Kebijakan tersebut disampaikan langsung oleh Petinggi Desa Gemulung pada awak media di kediamannya pada Sabtu (13/06/2026). Menurutnya, langkah ini diambil sebagai upaya menjaga ketertiban, keamanan, dan kondusivitas masyarakat pasca terjadinya peristiwa yang menjadi perhatian warga.
Untuk sementara waktu Pemerintah Desa Gemulung tidak mengeluarkan rekomendasi izin hiburan musik yang diselenggarakan pada malam hari, jika ada kegiatan resepsi atau hiburan musik di ijinkan pada siang hari dan sifatnya privat.
Ia menegaskan bahwa himbauan tersebut bukan untuk membatasi hak masyarakat untuk menggelar hajatan, melainkan sebagai langkah preventif agar potensi gangguan keamanan dan ketertiban dapat di minimalisir.
Keselamatan petugas, dan kenyamanan warga, serta terciptanya suasana kondusif dan aman harus menjadi prioritas Pemerintah Desa akan melakukan evaluasi dan perkembangan situasi di Desa.
Himbauan yang diambil Petinggi Desa Gemulung mendapat apresiasi dari berbagai kalangan masyarakat. Salah satunya datang dari ketua BPD gemulung Agung Waluyo, yang menilai langkah tersebut sebagai bentuk kepedulian pemerintah desa terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat.
"Saya melihat ini sebagai keputusan yang cepat, tepat, dan terukur." Ujarnya.
Ia menambahkan saat terjadi suatu peristiwa yang berpotensi mengganggu ketertiban, petinggi dan pemerintah desa wajib hadir mengambil tindakan preventif dan antisipasi langkah ini patut diapresiasi karena mengedepankan keselamatan warga dan menjaga kondusivitas Desa." Ungkap Agung.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, perangkat Desa tokoh agama, tokoh pemuda dan aparat keamanan untuk bersama-sama menciptakan suasana yang aman dan damai, hiburan masyarakat tetap bisa berjalan, namun aspek keamanan dan ketertiban umum tetap di perhatikan.
Imbuhnya.
Peristiwa dugaan penganiayaan terhadap anggota Linmas yang terjadi beberapa hari lalu menjadi pelajaran penting bagi semua pihak bahwa keamanan dalam setiap kegiatan yang di gelar masyarakat memerlukan kerja sama semua pihak kesadaran bersama. Dengan adanya himbauan dari petinggi diharapkan kegiatan kemasyarakatan tetap dapat berlangsung tanpa menimbulkan konflik maupun gangguan ketertiban di masyarakat.
Pemerintah Desa Gemulung juga mengajak seluruh warga untuk mengedepankan musyawarah, menjaga kerukunan, serta mendukung berbagai upaya yang bertujuan menciptakan lingkungan desa yang aman, nyaman dan tertib.
GN.Jpr





























