JAKARTA — Info-Nusantara.com Suasana Ruangan meeting lantai 6 JNE Jakarta mendadak berubah hangat dan penuh keceriaan sebelum rapat kerja internal. Bukan tanpa sebab, hari itu menjadi momen istimewa bagi Acik Maratul Khosyiah, Manajer Quality Management System (QMS) JNE, yang merayakan ulang tahunnya bersama keluarga besar Quality Assurance, Governance & Compliance (QAGC).
Tanpa banyak diketahui sang manajer, rekan-rekan kerja datang berbondong-bondong membawa kado dan ucapan selamat. Pemandangan tersebut bahkan menyerupai prosesi lamaran, lengkap dengan “seserahan” yang ditenteng bersama-sama menuju lokasi perayaan, menciptakan suasana akrab dan penuh tawa.
Acik Maratul Khosyiah tampak terharu menerima kejutan tersebut. Dalam pernyataannya, ia mengaku momen ini menjadi pengingat bahwa kekuatan tim terletak pada kebersamaan dan keikhlasan.
“Ini kejutan yang sangat menyentuh bagi saya. Saya merasa bukan sekadar bekerja, tapi berada di tengah keluarga. Terima kasih atas doa, perhatian, dan kebersamaan yang luar biasa ini,” ujar Acik.
Ia menambahkan bahwa peran tim QAGC, QMS, dan QCE sangat penting dalam menjaga standar mutu dan tata kelola perusahaan.
“Saya berharap kita semua terus menjaga integritas, saling menguatkan, dan bertumbuh bersama. Semoga apa yang kita kerjakan membawa manfaat, tidak hanya untuk perusahaan, tetapi juga untuk kehidupan kita masing-masing,” tambahnya.
Dari Tim QMS, Edvina yg biasa di sapa Vina selaku Supervisor QMS JNE, menyampaikan bahwa Acik merupakan sosok pemimpin yang konsisten dan membumi.
“Bu Acik itu pemimpin yang sangat detail soal kualitas, tapi tetap mengedepankan empati. Kami di tim QMS merasa dibimbing, bukan ditekan. Di hari ulang tahun ini, kami mendoakan semoga beliau selalu sehat, dimudahkan setiap urusan, dan terus menjadi panutan,” ungkap Vina.
Ia juga menegaskan bahwa budaya kualitas di JNE tidak lepas dari peran kepemimpinan Acik yang disiplin namun terbuka terhadap masukan tim.
Sementara itu, dari Tim QCE, Ellyana turut menyampaikan apresiasi dan harapan terbaiknya. Menurutnya, Acik adalah figur yang mampu menyatukan berbagai fungsi dalam satu tujuan besar menjaga mutu perusahaan.
“Bu Acik selalu mengingatkan kami bahwa kualitas bukan hanya soal angka dan laporan, tapi soal tanggung jawab dan kejujuran. Kami dari tim QCE mengucapkan selamat ulang tahun, semoga beliau selalu diberi kekuatan, kesabaran, dan keberkahan dalam setiap langkah,” tutur Ellyana.
Dukungan juga datang dari Samsul Djamaluddin dari QAGC Group yang menilai perayaan ini sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi dan keteladanan.
“Bu Acik adalah contoh bagaimana profesionalisme berjalan seiring dengan ketulusan. Kami mendoakan semoga beliau selalu diberi rezeki yang luas dan keberkahan dalam menjalankan amanah,” kata Samsul.
Suasana semakin cair saat Jumari , yang akrab disapa mas jum , menyampaikan doa dengan gaya khasnya sambil membawa keranjang hadiah yang terasa berat.
“Saya cuma punya doa, buat yang ulang tahun nih. Jalan dituntun bawa keranjang, keranjang diangkat rasanya berat. Semoga yang ulang tahun rezekinya panjang, dari dunia sampai akhirat,” ucap mas jum, disambut tawa dan tepuk tangan seluruh rekan kerja.
Perayaan sederhana itu ditutup dengan doa bersama dan foto kebersamaan. Tidak ada pesta mewah, namun kehangatan, kekompakan, dan rasa saling menghargai menjadi makna utama.
Ulang tahun Acik Maratul Khosyiah hari itu bukan sekadar penanda usia, melainkan simbol kuatnya solidaritas dan budaya kekeluargaan di lingkungan QAGC JNE, tempat kualitas, integritas, dan kebersamaan berjalan seiring. zakaria (Bang zeck)
Redaksi































